Categories
Rumah

Tripleks, Gipsum, atau Fiber Semen ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Tripleks, Gipsum, atau Fiber Semen ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik. Tripleks, gipsum, dan fiber semen adalah 3 jenis material yang cukup populer dan paling sering digunakan sebagai plafon rumah. Seperti apa karakter, kelebihan, dan kekurangan masingmasing material? Plafon atau langit-langit rumah merupakan bidang pembatas antara atap dan ruangan di bawahnya. Fungsi utamanya adalah untuk menyembunyikan berbagai “kekacauan” di bawah atap, seperti kabel instalasi listrik serta struktur rangka yang dianggap mengganggu tampilan ruang secara keseluruhan.

Plafon juga berguna sebagai bantalan udara atau insulator panas, sehingga panas yang dikeluarkan atap tidak langsung masuk ke ruang di bawahnya. Dengan demikian rumah akan terasa lebih nyaman ditempati. Selain itu, plafon juga berfungsi untuk menambah kesan estetika di dalam rumah. Saat ini ada banyak jenis material yang bisa dipakai sebagai plafon rumah. Dari sekian banyak variasi bahannya, ada 3 jenis material yang banyak dipakai, yaitu tripleks, gipsum, dan fiber semen. Agar tidak salah pilih, ada baiknya Anda mengenai lebih dekat karakter ketiga bahan plafon tersebut.

Murah dan Mudah Dipasang

Bahan tripleks merupakan jenis penutup plafon yang sering dipakai, terutama di masyarakat golongan menengah ke bawah. Di pasaran material ini tersedia dalam ukuran 122cm x 244cm dengan ketebalan 3mm, 4mm, dan 6mm. Harga Rp59.000–Rp62.000 per lembar untuk ketebalan 4mm.

Tripleks bisa dipasang lembaran dan tidak perlu dipotong-potong atau dibagi menjadi empat bagian supaya lebih mudah dalam penataan dan pemasangannya. Sedangkan rangka plafon dapat menggunakan kayu kasau 4/6 atau 5/7 dengan ukuran rangka kayu 60cm x 60cm. Sebagai material berbahan dasar kayu yang rentan terhadap air, tripleks sebaiknya hanya dipasang di ruangan dalam (interior). Jika dipakai untuk plafon eksterior, pastikan atap tidak bocor dan rembes, serta plafon bebas dari tampias air hujan.

Tips : Jangan menggunakan tripleks terlalu tipis, minimal 4mm. Jika terlalu tipis, permukaan plafon akan terlihat bergelombang.

Kelebihan • Bahannya relatif ringan. • Mudah dan simpel memasangnya. • Jika terjadi kerusakan, mudah untuk menggantinya. • Pemasangannya dapat dilakukan oleh tukang kayu. • Mudah didapatkan di pasaran dengan harga yang relatif murah.

Kekurangan • Tidak tahan terhadap api sehingga mudah terbakar. • Tidak tahan terhadap air atau rembesan. Jika sering terkena air akan langsung membentuk noda yang sulit hilang meski dicat ulang. Bahkan bisa membuat plafon hancur. • Tidak tahan terhadap rayap. • Sambungan antarpapan tripleks tidak rapi, sehingga tampilannya terlihat kurang menarik. • Antarpapan ada celah (seperti nat), yang tidak dapat ditutup dengan kompon. Hal ini disebabkan kompon tidak dapat menyatu dengan bahan kayu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *