Categories
News

Investigasi KNKT Libatkan Ahli Bidang Jalan dan ATPM Bag2

Bus pariwisata sewaan itu pun dipastikan belum menjalani uji kelaikan kendaraan atau kir sejak 2016. Adapun Jalaludin enggan menduga-duga. KNKT, kata dia, diberi waktu maksimal setahun untuk menentukan penyebab kecelakaan dan mengeluarkan rekomendasi. Khusus insiden di Desa Cikidang, KNKT telah menggandeng ahli bidang jalan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta pemeriksa kendaraan dari agen pemegang merek Mitsubishi.

“Ini panjang dan mungkin akan disebut basi, tapi kami tak ingin gegabah untuk memutuskan penyebabnya,” kata dia. Kemarin, PT Jasa Raharja (Persero) mulai mengurus santunan bagi korban kecelakaan di Cikidang. Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo, mengatakan pihaknya sudah memastikan identitas 21 korban meninggal. “Santunan yang diterima ahli waris sebesar Rp 50 juta. Sedangkan 16 korban luka mendapat masingmasing Rp 20 juta untuk biaya perawatan,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *